Calon Nakes Teladan Sumbar, Fuadil Ulum Kembangkan Metode Hypnotherapy di Puskesmas KTK
Solok, (InfoPublikSolok) – Sehubungan dengan telah dilaksankannya seleksi Penilaian Calon Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 16 – 17 Mei 2023, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan lapangan di Puskesmas KTK yang masuk nominasi untuk menentukan peringkat 1 dan 2 agar mendapatkan informasi data yang komprehensif dan objektif, Kamis (8/6).
Tenaga Kesehatan yang terpilih dalam penilaian nakes teladan tingkat Provinsi ini adalah Fuadil Ulum, Amd.Kep sebagai pegawai yang mempunyai inovasi Hypnotherapy. Dimana sejak tahun 2019 awal dia memulai karir sebagai PNS di Puskesmas KTK, Fuadil telah melakukan pengobatan Hypnotherapy kepada pasien secara gratis.
Hypnotherapy atau terapi hipnosis merupakan suatu metode pengobatan. Hypnotherapy bekerja dengan cara memasuki alam bawah sadar seseorang, lalu memberikan sugesti tertentu untuk membantu proses penyembuhan. Terdapat banyak anggapan tentang kegunaan Hypnotherapy, tetapi di dunia medis, Hypnotherapy dapat dijadikan sebagai terapi alternatif atau tambahan untuk mengatasi keluhan atau masalah kesehatan tertentu.
Tim penilai lapangan menyaksikan langsung bagaimana pengobatan melalui Hypnotherapy kepada pasien yang dilakukan oleh Fuadil Ulum dengan memberikan sugesti kepada pasien. Tim penilai meliputi Yuni Andra, SKM, MM dan Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M.Kes.
“Untuk mengembangkan pengobatan melalui Hypnotherapy ini, kita melakukan imbauan langsung kepada masyarakat melalui media sosial (facebook, Instagram) dan juga menyebarkan brosur, poster, leaflet,” tutur Fuadil.
“Melalui Hypnotherapy ini saya berharap agar dapat berkembang ke depannya, karena dari seluruh Puskesmas baru ada di Puskesmas KTK inovasi Hypnotherapy ini. Dari tahun 2015 saya sudah menekuni ilmu Hypnotherapy, agar ilmu ini tidak sia-sia dan hilang begitu saja, maka dari itu saya melakukan inovasi di Puskesmas KTK,” sambung Fuadil.
Dalam kesempatan ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solok, Dra Dessy Syafril, Apt, M.PH mendampingi Tim Penilai dalam melakukan penilaian. Dessy menyampaikan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berhak masuk kriteria penilaian adalah seorang pekerja yang memberikan kontribusi yang cukup besar dalam pembangunan kesehatan.
“Semoga dengan adanya kegiatan Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan di Puskesmas ini, dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme bagi tenaga kesehatan dan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kinerja yang telah dilaksanakan di daerah, sehingga menjadi contoh dan bisa diterapkan oleh tenaga kesehatan lainnya,” harapnya.
